Langsung ke konten utama

Jurnal A seri 1 Training fasilitator "A" home team

Pada awal bulan Maret 2021 saya mendapatkan informasi pelatihan menjadi fasilitator "A" home team yang langsung dipandu oleh keluarga ibu Septi. Awalnya saya maju mundur untuk mengikuti pelatihan ini, namun bismillah saya kuatkan komitmen diri untuk berubah menjadi lebih baik. Kesempatan ini adalah hal yang saya tunggu-tunggu sebelumnya, dimana saya bisa belajar langsung dengan ibu Septi Peni Wulandani, founder Ibu Profesional. Rasa haru, bahagia dan deg-degan bercampur aduk saat mengikuti materi awal pelatihan menjadi fasilitator "A" home team. 

Pada tanggal 15 Maret 2021 dimulai materi awal pelatihan ini yaitu perkenalan tentang nama, tinggal dimana, dan apa yang saya lakukan. Kemudian perkenalan mengenai 3 fakta tentang saya. Ibu Septi membawakan materi ini dengan sangat menarik dan menantang sehingga saya cukup deg-degan selama menjalani materi malam itu dan tak ada rasa kantuk sama sekali sepanjang materi. Selanjutnya peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk praktik materi perkenalan saat itu. Materi berikutnya adalah berbagi pengalaman tentang sebuah kenangan yang membuat bangga/percaya diri sebagai seorang istri atau ibu, alasan membuat keputusan tersebut dan mengapa pengalaman tersebut yang dipilih. Selanjutnya ada 4 hal yang perlu dipegang saat menjadi fasilitator nanti yaitu:
1. komitmen untuk belajar bersama
2. saling jaga rahasia
3. membangun komunikasi antar anggota
4. menentukan jadwal main bersama

Materi kedua pelatihan online ini dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2021 yang dibawakan oleh pak Dodik Mariyanto tentang konsep home team. Materi juga dibawakan dengan sangat menarik dan penuh tantangan sehingga membuat saya deg-degan dan berpikir untuk menyelesaikan tantangannya. Saat itu peserta diminta untuk mendiskusikan tentang persamaan dan perbedaan pasar vs tim sepakbola. Peserta dibagi kembali dalam kelompok-kelompok kecil untuk membahas perbedaan 2 hal tersebut. Kemudian sampailah pada kesimpulan yang disampaikan oleh pak Dodik bahwa pasar dan tim sepakbola sama-sama kerumunan namun banyak memiliki perbedaan yaitu:
Pasar: leader adalah masing-masing penjual, kepala pasar tidak membimbing anggotanya, tugas anggota sendiri-sendiri, komunikasi tidak terarah bahkan saling sahut-menyahut agar menjadi yang paling didengarkan, tidak ada pembagian peram, tidak ada evaluasi dan tidak ada training development.
Tim sepakbola: leadernya jelas, terdapat coach yang sangat bertanggungjawab terhadap pencapaian tugas, adanya tugas yang disepakati bersama, komunikasi wajib bahkan tanpa suara (gesture), adanya pembagian peran sesuai tugas masing-masing, selalu ada evaluasi dan monitoring, serta wajib ada training development. Diakhir sesi materi kedua ini, pak Dodik memberikan mission #1 untuk mengidentifikasi circle keluarga masing-masing apakah tergolong pasar atau kerumunan?

Pekan kedua pelatihan ini, ada jadwal microteaching dengan ibu Septi Peni Wulandani untuk setiap kelompok. Saat microteaching tersebut masing-masing peserta dilatih membawakan materi perkenalan tentanga nama saya, tinggal dimana, dan apa yang saya lakukan kemudian 3 fakta tentang saya. Hal ini dilakukan bergiliran dan dipilih oleh peserta yang tampil saat itu. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merimbunkan Pohon Baca #13

Nama: Rumaisha Khoirotun Hisan Kelompok Usia Pondok: 0-6 tahun Rencana Project: - Membacakan buku cerita kepada anak setiap hari kemudian ananda menempelkan daun/buah di pohon baca setelah selesai dibacakan buku - Project ini bertujuan untuk melihat respon ananda merimbunkan pohon baca dengan menempelkan daun/buah setiap selesai dibacakan buku - Dokumentasi dalam bentuk foto dan video ananda menempel daun/buah di pohon baca Sumber Referensi & Media Digital: Buku Kisah Umar bin Al Khattab halaman 28 dengan judul umar bin al khattab menjadi khalifah Aplikasi editing Foto: FotoRus Aktivitas Harian: Hari ini umi yang menjadi petugas pembaca bukunya dan abi bertugas sebagai dokumentasi. Kemudian setelah membacakan buku kepada kaka Rumaisha, kami meminta ia merimbunkan pohon baca lagi. Ternyata hari ini ia meminta dibuatkan buah jambu air untuk ditempel di pohon baca. Abi yang menggambar buahnya kemudian saya review kembali kisah yang telah dibacakan dan diakhir ia sampaikan kalau perasa...

Yuk Kenali Batuk Pilek pada Anak

Taukah bunda bahwa batuk dan pilek bermanfaat untuk kita?  Batuk dan pilek sebenarnya diciptakan untuk membuang benda asing seperti virus, bakteri, debu, lendir dan partikel kecil lain yang masuk ke dalam saluran napas kita dimulai dari tenggorokan hingga organ paru. Batuk diciptakan untuk menjaga saluran napas tetap bersih agar seseorang tidak mengalami sesak napas. Sedangkan pilek yang berupa ingus atau lendir juga bertujuan untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas atas manusia. Batuk pilek dalam istilah medis disebut common cold atau selesma yaitu merupakan infeksi virus yang menyerang saluran napas atas (hidung sampai tenggorokan). Gejala common cold atau selesma adalah ingus meler atau hidung mampet, batuk, dan dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri otot serta nyeri menelan. Ada banyak virus yang dapat menyebabkan selesma, namun jenis  rhinovirus  yang paling sering menginfeksi manusia, meskipun  rhinovirus  juga memiliki 100 jenis virus berbe...

Tantangan Komunikasi Produktif #2

B ismillah.. Temuan hari ini adalah masih mengajak kakak Rumaisha untuk mandi tanpa paksaan. Alhamdulillah tadi pagi kakak sedang dalam kondisi good mood , saya mencoba menerapkan komunikasi produktif lagi, alhamdulillah responnya sangat baik walaupun agak lambat dikerjakan. Tapi saya bahagia melihatnya karena kakak akhirnya mau mandi sendiri tanpa dipaksa. Tantangan yang dihadapi adalah lamanya waktu yang diperlukan agar kakak mau mandi sendiri tanpa paksaan. Tapi sebagai orangtua kita harus memiliki stok sabar yang banyak dan mampu mengendalikan emosi. Bagi saya, anak dan orangtua dalam hal ini sama-sama belajar sehingga harus menjalankannya dengan tenang dan bahagia. Poin Komunikasi produktif hari ini adalah: Pemilihan kata dengan mengganti kata perintah dengan pilihan KISS (Keep Information Short & Simple) Mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah Mengatakan apa yang diinginkan bukan yang tidak kita inginkan Mengendalikan emosi Rencana untuk esok hari adalah mela...