Langsung ke konten utama

Postingan

Tantangan A Hometeam #3

Materi A Hometeam yang ketiga kali ini adalah tentang komunikasi efektif. Training online ini dimulai dengan permainan komunikasi yang sangat seru, kemudian setelah bermain para peserta mendapat insight dibalik permainannya yaitu pentingnya komunikasi efektif agar menghasilkan maksud komunikasi yang saling dipahami sama satu sama lain. Selanjutnya pak Dodik membahas materi #3 training ini lebih detail. Setelah materi #3 disampaikan, tibalah saatnya tantangan dalam sesi materi ini. Tantangannya adalah mencari permainan bertema komunikasi sebanyak-banyaknya lalu dimainkan bersama anggota keluarga. Kemudian saya mencari bermacam-macam permainan bertema komunikasi, alhamdulillah dapat 3 permainan. Saya catat judul permainan dan cara memainkannya lalu saya sampaikan kepada suami dan anak-anak kalau besok kita akan bermain game bersama dan mereka tertarik untuk ikut memainkannya. Besoknya setelah makan malam, kami memainkan game komunikasi secara bersama. Permainan pertama adalah "Melip...
Postingan terbaru

Tantangan A Hometeam (Family Game)

Materi sesi kedua pada intermediate training A Home Team disampaikan oleh pak Dodik Mariyanto. Materinya seru karena membahas tentang Family Game. Permainan ini akan disampaikan pada sesi pelatihan yang akan kami praktekan nanti. Peserta permainan ini adalah suami dan istri atau ibu/ayah dan anaknya. Permainan ini terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dapat menggali hal yang disukai dan tidak disukai oleh masing-masing anggota keluarga. Pertanyaan ini membahas tentang makanan kesukaan, kegiatan favorit serta hal yang tidak disukai oleh pasangan. Selanjutnya dalam pelatihan ini kami diminta praktek langsung kepada keluarga di rumah. Setelah mencari waktu yang tepat untuk bermain Family Game dan menyiapkan dokumentasinya, akhirnya kami memainkan game ini. Dan ternyata permainan ini seru sekali, melalui permainan ini kami jadi mengenal lebih dekat satu sama lain. Sebelumnya kami hanya mengira saja tentang makanan kesukaan, kegiatan favorit dan hal yang tidak disukai pasangan apabila dil...

Cerita Seru dibalik Model Rumah A Hometeam Kami

Saat mengikuti pelatihan online "A Home Team" dari bu Septi dan pak Dodik bulan April lalu, para peserta diberi contoh bagaimana tahapan membangun A Hometeam. Diawali dengan membangun pondasi dasar menggunakan model rumah A Hometeam. Pondasi dasar tersebut diawali dengan mengenali potensi kekuatan suami/istri, kemudian mengenali potensi kekuatan anak-anak di rumah. Setelah mengenali kekuatan masing-masing anggota keluarga, kemudian dicari indikator keberhasilan atau indikator sukses keluarga dan bagian akhir adalah nama keluarga serta tata nilai yang disepakati oleh semuas anggota keluarga. Saat itu sudah terbayang bagaimana cara membuat model rumah A Hometeam ala keluarga kami. Kemudian saya menulis di kertas flipchart menggambar model rumah A Hometeam ukuran besar. Di kertas tersebut saya tuliskan kekuatan/kehebatan suami dan anak-anak dan nama keluarga. Sedangkan bagian lainnya saya kosongkan. Kemudian saya tempel kertas tersebut di dinding kamar ruang main dan minta kepad...

Jurnal "A" Circle Puskesmas Samarinda Kota

Circle Puskesmas Samarinda Kota terbentuk pada bulan April 2021 dan alhamdulillah telah berlangsung sebanyak 4 kali pertemuan. Pertemuan Perdana (16 April 2021) Alhamdulillah tadi pagi saya sudah melaksanakan pertemuan pertama bareng teman-teman di puskesmas. Awalnya pertemuan dihadiri oleh 5 orang ibu muda, kemudian alhamdulillah bertambah lagi 2 orang ibu muda jadi total 7 orang ibu yang bergabung dalam circle Puskesmas Samarinda Kota. Pertemuan Kedua (23 April 2021) Alhamdulillah jumat kemaren sudah terlaksana pertemuan kedua circle "A" Puskesmas Samarinda Kota. Pertemuan kedua ini dihadiri sebanyak 4 orang karena 3 orang sedang dinas luar. Pertemuan diawali dengan ice breaking , kemudian dilanjutkan  brainstroming tujuan/harapan yang ingin dicapai selama 4 kali pertemuan circle ini serta strategi yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Semua jawaban berasal dari anggota circle kemudian disepakati sebagai ground rules bersama. Selanjutnya pemutaran video tim...

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas "Ketika Anak Bertanya" #3

Studi kasus apabila anak tidak sengaja melihat orangtuanya berhubungan intim, maka sikap kita sebagai orangtua adalah sebagai berikut # Apabila anak usia 6 tahun kebawah dan masih tidur sekamar maka segera berpakaian atau minimal menutupi tubuh dengan selimut kemudian penuhi kebutuhan anak apakah ia mau ke toilet, haus atau ingin ditemani tidur. Apabila keesokan harinya anak bertanya dengan jelaskan sesuai usianya untuk anak balita “ayah dan bunda sedang berpelukan karena kami sudah menikah, kami saling berbagi kasih sayang # Apabila anak usia 7 tahun ke atas dan pisah kamar, maka berikan penjelasan sederhana seperti berikut: Ayah bunda adalah suami istri dan kami butuh waktu untuk bersama, setelah sepanjang hari bareng kakak dan adik-adik. Kami butuh ngobrol bersama, berbagi cerita, saling berbagi kasih sayang, dan kami tak ingin waktu bersama itu diganggu siapapun. Jadi kami memilih untuk mengunci pintu. Lagi pula itu kan cuma malam hari, di siang hari kakak masih bisa main di kamar ...

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas "Ketika Anak Bertanya" #2

Berikut lanjutan pertanyaan yang umumnya ditanyakan oleh anak tentang pendidikan seksualitas Q: Mama kok nggak sholat? Nggak puasa juga? A: Karena Mama sedang haid atau menstruasi. Kalau lagi haid itu tidak boleh sholat dan puasa Q: Haid itu apa ? A: Haid itu keluarnya darah dari vagina. Ini bukan darah seperti orang yang jatuh dan luka tetapi darah yang dikeluarkan tubuh tiap bulan. Ini tanda bahwa anak perempuan sudah mulai dewasa Q: Kalo anak laki-laki apa juga haid, ma? A: Tidak, nak. Tanda laki-laki sudah mulai dewasa adalah mimpi basah, yaitu keluarnya cairan dari penisnya ketika tidur Q: Apa semua laki-laki akan mimpi basah, Ma? A: Iya, nak. Semua laki-laki yang sehat pasti akan mengalami mimpi basah saat menjelang dewasa Anak: Ma, tadi ada temanku bilang mau ngajak aku pacaran. boleh nggak, Ma? Ibu: Kakak tau nggak pacaran itu apa? Anak: Pacaran itu jalan-jalan berduaan, gandengan tangan, berpelukan. Iya kan, Ma? Ibu: B...

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas "Ketika Anak Bertanya" #1

Tetaplah tenang saat anak mengajukan pertanyaan tentang seksualitas, usahakan jawabannya disesuaikan dengan tahapan usianya. Usia anak 0-5 tahun biasanya akan bertanya tentang nama organ reproduksi dan fungsinya sehingga jawablah dengan nama sebenarnya dan jelaskan fungsinya dengan bahasa sederhana kepada anak. Anak usia 3 tahun biasanya akan bertanya tentang darimana ia berasal, maka jawablah dengan bahasa sederhana misalnya mama dan papa menikah kemudian mama hamil lalu lahirlah bayi. Berikut beberapa pertanyaan anak tentang seksualitas dan respon kita sebagai orangtua Q: kok di perut ibu ada dedek bayi? Ibu makan dedek bayi? A: Dedek bayi itu hadiah dari Allah. Allah Yang meletakan dedek bayi di perut mama Q: Ma, aku lahirnya lewat mana sih? Gimana caranya? A: Dari vagina, nak. Mama akan jelaskan dengan peraga guling dan sarungnya ya. Beginilah proses kelahiran bayi, nak. (Buka tali sarung guling, keluarkan perlahan guling dari sarungnya) vagina mama aka...