Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Jurnal A seri 1 Training fasilitator "A" home team

Pada awal bulan Maret 2021 saya mendapatkan informasi pelatihan menjadi fasilitator "A" home team yang langsung dipandu oleh keluarga ibu Septi. Awalnya saya maju mundur untuk mengikuti pelatihan ini, namun bismillah saya kuatkan komitmen diri untuk berubah menjadi lebih baik. Kesempatan ini adalah hal yang saya tunggu-tunggu sebelumnya, dimana saya bisa belajar langsung dengan ibu Septi Peni Wulandani, founder Ibu Profesional. Rasa haru, bahagia dan deg-degan bercampur aduk saat mengikuti materi awal pelatihan menjadi fasilitator "A" home team.  Pada tanggal 15 Maret 2021 dimulai materi awal pelatihan ini yaitu perkenalan tentang nama, tinggal dimana, dan apa yang saya lakukan. Kemudian perkenalan mengenai 3 fakta tentang saya. Ibu Septi membawakan materi ini dengan sangat menarik dan menantang sehingga saya cukup deg-degan selama menjalani materi malam itu dan tak ada rasa kantuk sama sekali sepanjang materi. Selanjutnya peserta dibagi dalam kelompok-kelompok keci...

Catatan Materi FBL (Fitrah Based Life) master class #1

Fitrah adalah kondisi, konstitusi, dan karakter yang dipersiapkan untuk menerima agama. Saat the day of alastu dulu di alam rahim, Allah sudah menginstall dalam setiap diri manusia 3 hal yaitu: kemampuan untuk mengenal Allah, benih fitrah yang apabila ditumbuhkan secara paripurna akan berbuah sebagai akhlak yang baik serta diinstal tentang kemampuan menerima ilmu (kitabullah). Life adalah sebuah perjalanan yang diawali dari titik tumpu yang bersumber dari Allah kemudian berjalan lurus menanjak menuju titik akhir kepada Allah. Diperlukan 3 bekal dalam menjalani perjalanan tersebut yaitu benih fitrah dalam diri manusia, kompas (panduan) berupa kitabullah dan orientasi kepada Allah. Kebahagiaan terdiri dari 2 unsur yaitu life balance & life mission. Keseimbangan hidup dapat terwujud dengan menjaga keseimbangan unsur stabilitas dan dinamika. Unsur stabilitas tersebut telah Allah install dalam diri manusia yaitu kemampuan mengenal Allah, benih fitrah dan kemampuan menerima kitabulla...

Catatan Materi Menjaga Diri dari Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual adalah perilaku seseorang yang dilakukan secara sepihak kepada orang lain, berupa ancaman, paksaan, yang mengarah kepada hal-hal seksual dan tidak diinginkan, sehingga dapat memunculkan perasaan negatif seperti takut, marah, depresi dan sebagainya. Pelaku kekerasan seksual 1. Familial Abuse Termasuk familial abuse adalah incest, yaitu kekerasan seksual dimana antara korban dan pelaku masih dalam hubungan darah dan menjadi bagian dalam keluarga inti. Dalam hal ini termasuk seseorang yang menjadi pengganti orang tua, misalnya ayah tiri, atau kekasih, pengasuh atau orang yang dipercaya merawat anak 2. Extra Familial Abuse Pelaku kekerasan seksual ini dilakukan oleh orang lain diluar keluarga korban, pelaku biasanya orang dewasa yang telah dikenal oleh sang anak kemudian pelaku membujuk sang anak ke dalam situasi pelecehan seksual kemudian pelaku memberikan imbalan tertentu yang tidak didapatkan oleh sang anak di rumahnya Menurut Komnas HAM, macam-macam perilaku keke...

Catatan Materi Pengaruh Media Digital terhadap Pemahaman Seksualitas

Seperti yang diketahui bahwa media digital merupakan sarana komunikasi secara online yang berisi foto, teks, video serta suara dan hanya dapat diakses dengan internet. Contoh media digital antara lain software, gambar digital, video digital, video game, halaman web dan website, media sosial, data dan database digital, audio digital seperti MP3, dokumen elektronik dan buku elektronik. Media digital memang ada manfaatnya namun keburukannya pun tidak boleh diabaikan. Menurut Elly Risman, data penelitian menyebutkan sebanyak 36% anak-anak mendapatkan informasi pornografi dari kamar pribadi mereka, 18% dari warung internet, dan 12% dari rumah temannya. Ancaman media digital bagi anak 1. Apabila orangtua menjadikan gadget sebagai pengasuh bagi anak mereka 2. Apabila gadget diperkenalkan sejak dini kepada anak karena dapat menghambat perkembangan anak sesuai usianya 3. Apabila orangtua memberikan gadget pada anaknya hanya agar anak diam dan mudah diatur. Sebaiknya arahkan anak-anak untuk lebi...

Catatan Materi Pentingnya Aqil dan Baligh secara Bersamaan

Menurut KBBI, akil artinya berakal, cerdik, pandai, selain itu dapat diartikan pula memahami atau mengetahui. Akil sendiri merupakan serapan dari kata aqil yang berasal dari bahasa arab. Sedangkan baligh dalam buku "Apa itu akil Baligh" didefinisikan sebagai seseorang yang sudah mencapai usia tertentu dan dianggap sudah dewasa atau sudah mengalami perubahan biologis dan kematangan reproduksi yang menjadi tanda-tanda kedewasaannya. Tanda-tanda anak yang memasuki fase aqil atau sudah berakal 1. Mengenal Tuhan-nya 2. Bisa membedakan dan mengkomunikasikan hal yang dia sukai dan tidak dia sukai 3. Menjauhi sesuatu yang dia rasa berbahaya dan mengancam dirinya 4. Mampu belajar dari pengalaman 5. Mendengarkan perkataan dan mengikuti apa yang paling baik baginya. Apabila ia melihat kebaikan, maka ia pun mengikutinya sedangkan apabila melihat keburukan, ia pun menjauhinya Dalam Islam dikenal istilah akil baligh yang menandakan bahwa seseorang sudah dapat dibebani kewajiban menjalankan...

Catatan Materi Peran Ayah dalam Pengasuhan untuk Pendidikan Seksualitas

Berdasarkan Penelitian yang dilakukan oleh Elly Risman dari tahun 2008-2010, studi di 33 provinsi di Indonesia, menyatakan bahwa Indonesia salah satu negara paling “yatim” di dunia. Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai fatherless country setelah Amerika. Fatherless country merupakan sebuah negeri yang ditandai dengan keadaan atau gejala dari masyarakatnya yang berupa kecenderungan tidak adanya peran, dan keterlibatan figur ayah secara signifikan dan hangat dalam kehidupan sehari-hari seorang anak di rumah. Beberapa tantangan ketidakhadiran ayah dalam keluarga seperti ayah sibuk mencari nafkah dari pagi sampai larut malam sehingga waktu interaksi antara ayah dan anak sangat sedikit, ayah jauh dari keluarga (LDM) bahkan ayah yang sudah tiada. Sebuah studi kasus dampak ketidakhadiran ayah dalam pengasuhan anak adalah seperti berikut: Ada seorang anak perempuan yang tumbuh tanpa figur seorang ayah sebab sang ayah harus menjalani hukuman penjara di luar negeri selama belasan tahun...

Catatan Materi Peran Orangtua dalam Membangkitkan Fitrah Seksualitas

Kita awali dulu dengan definisi fitrah, menurut ust.Harry Santosa fitrah adalah apa yang menjadi kejadian atau bawaan manusia sejak lahir. Pengertian fitrah secara sistematik berhubungan dengan hal penciptaan (bawaan) sesuatu sebagai bagian dari potensi yang dimiliki. Sedangkan fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bersikap sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati. Bagi manusia, jenis kelamin atau gender akan berkembang menjadi peran seksualitas. Bagi anak perempuan akan menjadi peran keperempuanan dan kebundaan sejati. Bagi anak lelaki menjadi peran kelelakian dan keayahan sejati. Pendidikan fitrah seksualitas berbeda dengan pendidikan seks. Pendidikan fitrah seksualitas dimulai sejak bayi lahir dan agar fitrah ini tumbuh, maka sosok ayah dan ibu harus ada sepanjang masa mendidik anak-anak sejak lahir sampai aqil baligh. Tujuan pendidikan fitrah seksualitas ini adalah: 1. Anak mengetahui identitas seksualnya 2. Anak mampu...

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas sejak Dini

Banyaknya kasus pelecehan seksual yang terjadi saat ini menjadi PR besar bagi para keluarga untuk membentengi anak-anaknya dari fenomena tersebut. Sehingga hal ini mendorong orangtua untuk memberikan pendidikan seksualitas sedini mungkin, memberikan rasa aman dan nyaman untuk anak-anak serta mengenal keluarga dan sekitar. Pendidikan seksualitas sejak dini dapat dilakukan dengan mengenalkan keluarga dan sekitarnya sesuai tahapan usia anak sebagai berikut: usia 0-2 tahun - Mengenal Namanya - Diberikan ASI eksklusif - Mengenal Orang Tuanya usia 3-6 tahun - Mengenalkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan (ayah itu laki-laki yang sifatnya tegas, memiliki fisik yang kuat dan sebagainya sedangkan ibu itu perempuan yang memiliki sifat lemah lembut, penyayang dan sebagainya) - Mengenalkan silsilah keluarga melalui album foto keluarga besar atau pohon keluarga - Mendekatkan anak dengan ayah ibu - Mengenalkan lingkungan sekitar - Memberi penjelasan kepada anak siapa saja yang boleh dan tidak...

Catatan Materi Pemahaman Perbedaan Gender kepada Anak

Definisi gender secara umum adalah identifikasi perbedaan laik-laki dan perempuan dari segi sosial dan budaya. Women’s Studies Encyclopedia menjabarkan bahwa gender adalah suatu konsep kultural yang berkembang dalam masyarakat, yang berupaya membuat pembedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional. Gender berbeda dengan seks, definisi seks seperti disampaikan pada artikel-artikel sebelumnya adalah pembagian 2 jenis kelamin yang ditentukan dari segi biologis, yaitu laki-laki dan perempuan berdasarkan apa yang sudah diciptakan oleh Allah swt. Seks bersifat permanen dan tidak dapat dipertukarkan karena sudah menjadi pemberian dari Allah swt. Pentingnya mengenalkan gender kepada anak: 1. Anak mampu memahami identitas gendernya sendiri 2. Agar anak mengetahui area-area pribadi tubuhnya yang tidak boleh dilihat dan disentuh oleh orang lain 3. Paham peran dan tanggung jawab yang berbeda dari keduanya 4. Agar orientasi seksualnya benar...

Dampak Buruk Sumber Informasi Seks yang Salah bagi Anak

Artikel sebelumnya membahas mengenai banyaknya sumber informasi seks yang beredar saat ini. Namun apabila anak mendapat informasi seks yang salah tersebut tanpa pendampingan orangtua, maka hal ini akan menyebabkan berbagai dampak buruk bagi anak-anak. Berikut dampak buruknya bagi anak yaitu: 1. Memicu tindakan tanpa tanggungjawab Apabila anak-anak melihat adegan seks atau hal-hal yang mengandung penyimpangan seksual lainnya, maka hal tersebut akan menjadi memori yang terekam dalam pikiran bawah sadar mereka bahwa seks itu boleh dilakukan kapan saja dengan siapa saja. 2. Banyaknya kasus pelecehan seksual Menurut suatu penelitian, anak dibawah 14 tahun yang melihat hubungan seks maka ditemukan bahwa mereka lebih banyak terlibat dalam penyimpangan seksual terutama perkosaan. Dalam penelitian tersebut pula diungkapkan bahwa lebih dari sepertiga pelaku pelecehan seksual pada anak dan pelaku pemerkosaan mengaku bahwa mereka melakukannya karena terangsang dengan adegan seks yang dilihatnya se...

Waspada Bebasnya Sumber Informasi Seks bagi Anak

Saat ini informasi terbuka lebar bagi anak yang sedang dalam masa serba ingin tahu, terlebih informasi tersebut sangat mudah didapatkan. Waspadalah bagi orangtua yang membebaskan anaknya berselancar dalam dunia informasi yang sangat bebas ini. Informasi apapun dapat anak peroleh di masa sekarang dengan mudah, termasuk informasi mengenai pendidikan seks. Sayangnya apabila informasi seks tersebut anak dapatkan tanpa pendampingan orangtua, maka hal tersebut dikhawatirkan dapat membawa anak pada aktivitas penyimpangan seksual. Sehingga orangtua perlu waspada darimana saja sumber informasi tentang seks yang dapat diperoleh anak masa kini agar orangtua dapat mengantisipasi dampak buruk tersebut dan melakukan pendampingan serta pendidikan seksualitas langsung kepada anaknya sesuai tahapan usia. 1. Waspada terhadap film, sinetron, reality show dan infotainment yang secara terselubung menyisipkan perihal seks, mulai dari pemeran yang mengumbar tubuhnya secara terbuka tanpa sensor sehingga memb...

Pendidikan Seksualitas kepada Anak bagi Guru di Sekolah

Saat ini kita memasuki zaman dimana kematangan seksual anak terjadi lebih cepat, sedangkan pendampingan orangtua terhadap perkembangan seksual anak semakin lemah, terlebih akses informasi melalui media internet saat ini terbuka lebar sehingga memudahkan anak untuk memuaskan rasa ingin tahunya termasuk perihal seks. Seperti disampaikan dalam artikel sebelumnya bahwa seks itu berbeda dengan seksualitas. Seks artinya jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan, sedangkan seksualitas meliputi berbagai dimensi yaitu dimensi biologis, psikologis, sosial,dan kultural. 1. Dimensi biologis berkaitan dengan organ reproduksi, cara merawat kebersihan dan kesehatan.  2. Dimensi psikologis berkaitan dengan identitas peran jenis, bagaimana dinamika aspek-aspek psikologis (kognisi, emosi, motivasi, perilaku) terhadap seksualitas itu sendiri, dan bagaimana menjalankan fungsi sebagai makhluk seksual.  3. Dimensi sosial berkaitan dengan bagaimana seksualitas muncul dalam relasi antar-manusia ser...

Pendidikan Seks kepada Anak bagi Orangtua di Rumah

Dalam artikel sebelumnya membahas mengenai definisi pendidikan seks yaitu merupakan proses pendidikan memberikan edukasi tentang seks atau alat kelamin dan hal-hal yang terkait dengan organ tersebut. Walaupun saat ini masih banyak orangtua yang merasa risih bahkan tabu apabila membicarakan hal ini kepada anak, namun pendidikan seks tetap harus disampaikan kepada anak bahkan sejak usia dini. Berikut tahapan bagi orangtua dalam memberikan pendidikan seks kepada anak sesuai usianya: 1. Usia 0-2 tahun - Mengajarkan anak mengenai nama dari setiap bagian organ intimnya. Gunakanlah nama yang sesuai misalnya vagina, penis, anus dan hindari menggunakan istilah "burung", "titit" dan sebagainya. - Mengajarkan anak mengenai perbedaan jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan melalui pengenalan bahwa ayah adalah laki-laki dan ibu adalah perempuan 2. Usia 2-5 tahun - Mengajarkan anak mengenai bagian tubuh yang tak boleh disentuh oleh sembarang orang, seperti dada, perut, penis ...

Pendidikan Seks VS Pendidikan Fitrah Seksualitas pada Anak

Beberapa hari sebelum dibagikan tantangan zona 7 kelas bunda sayang IP, puskesmas kami diminta oleh salah satu sekolah dasar untuk menyampaikan pendidikan seks pada anak sekolah dasar. Namun karena kami belum ada yang pernah mendapat pelatihan materi ini sebelumnya sehingga kesempatan ini di serahkan kepada pihak lain yaitu dinas kesehatan. Setelah itu barulah di api unggun zona 7 kelas bunda sayang disampaikan bahwa materinya tentang pendidikan seksualitas pada anak. MaasyaAllah, tak ada yang kebetulan di dunia ini, inilah jalannya Allah agar saya dapat mempelajari ilmu ini.  Baik, kita mulai dari definisi, jadi pendidikan seks itu berbeda dengan pendidikan fitrah seksualitas. Pendidikan seks adalah proses pendidikan memberikan edukasi tentang seks atau alat kelamin dan hal-hal yang terkait dengan organ tersebut. Sedangkan pendidikan fitrah seksualitas adalah proses pendidikan yang bertujuan membuat seseorang dapat berpikir, merasa, dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sej...