Setelah project bebersih rumah selesai, kami rencanakan project baru lagi yaitu perjalanan di hari lebaran untuk berkunjung ke rumah saudara dan kerabat. Malam harinya kami diskusikan kembali bersama anak-anak terkait project ini. Mereka antusias sekali untuk melakukan Lebaran Trip esok harinya. Kami menyampaikan beberapa peran yang dapat dipilih dan diambil sesuai keinginan/peran yang disukai/peran yang membahagiakan.
Insight dari bu Septi dan pak Dodik adalah dalam menjalankan family project diperlukan berbagi peran bahagia bukan berbagi beban. Mengambil peran yang membahagiakan bukan memberi peran kepada orang yang kita pilih karena mengambil peran artinya ia memilih aktivitas yang ia sukai sehingga dapat membahagiakan dirinya sedangkan memberi peran artinya kita memaksakan sesuatu kepada orang tersebut tanpa tau apakah aktivita itu disukai atau tidak disukainya. Apabila aktivitas itu ternyata tidak ia sukai maka ia akan menjalankan aktivitas tersebut sebagai beban sehingga tidak membuat orang tersebut bahagia menjalaninya. Maka keluarga kami pun mencoba belajar dari bu Septi dan pak dodik untuk menjabarkan berbagai peran yang dibutuhkan dalam kesehariaan dan selama menjalankan project yang kemudian mempersilakan setiap anggota keluarga kami memilih peran yang membahagiakan bagi dirinya tersebut. Apabila ada peran yang tidak diambil karena tidak ada yang mau maka kami diskusikan kembali apakah peran tersebut mau di outsourcing ataukah dikerjakan dengan strategi lainnya.
Akhirnya kami utarakan berbagai peran dalam menjalankan family project Lebaran Trip esok hari. Umi memilih peran menyiapkan pakaian karena kami mau menginap di rumah kayik. kaka Rumaisha memilih peran untuk membantu umi menyiapkan pakaian untuk dibawa selama Lebaran Trip. Abi mengambil peran menyiapkan makanan dan transportasi. Sedangkan abang Hamas memilih peran menyiapkan minuman. Tujuan lebaran trip kami esok hari cukup banyak rumah yang dikunjungi. Kami sepakat setelah shalat subuh kami harus sudah siap berangkat karena abi mengisi khutbah idul fitri di salah satu masjid yang berlokasi di Batu Cermin. Setelah itu kami berkunjung ke rumah teman abi yang menjadi pengurus masjidnya. Kemudian kami berkunjung ke rumah saudara alm. abah kami, alhamdulillah ada 2 orang saudara alm. abah kami yang tinggal tak jauh dari rumah kayik. Kemudian siangnya kami istirahat di rumah kayik. Sore harinya kami ke rumah saudara saya yang berada di sekitaran rumah kayik juga.
Semua tujuan Lebaran Trip termasuk semua perlengkapan yang akan dibawa untuk Lebaran Trip besok kami catat di kertas buram ukuran besar lalu kami tempel di dinding kamar agar semua bisa melihat dan membaca. Apabila perlengkapan tersebut sudah kami siapkan maka kami contreng tanda perlengkapan tersebut sudah siap untuk menjalankan family project esok hari. Malam harinya kami sounding anak-anak untuk tidur cepat karena esok mereka harus bangun subuh dan bersiap berangkat untuk memulai project.
Alhamdulillah project kami berjalan lancar sesuai rencana dan anak-anak sangat senang dan menikmati Lebaran Trip bersama. Saat tiba di rumah kami pun melakukan selebrasi tanda bahwa project kami telah selesai dilaksanakan. Saat selebrasi kami melakukan apresiasi atas semua peran yang telah dilaksanakan dengan baik. Kami tidak melakukan evaluasi di sesi selebrasi karena evaluasi project membahas kendala yang ada serta solusinya disarankan untuk dibahas ketika mau memulai project berikutnya. Demikian keseruan kisah family project kami kali ini. Terimakasih sudah menyimak kisah keluarga kami. salam A hometeam

Komentar
Posting Komentar