Langsung ke konten utama

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas "Ketika Anak Bertanya" #1

Tetaplah tenang saat anak mengajukan pertanyaan tentang seksualitas, usahakan jawabannya disesuaikan dengan tahapan usianya. Usia anak 0-5 tahun biasanya akan bertanya tentang nama organ reproduksi dan fungsinya sehingga jawablah dengan nama sebenarnya dan jelaskan fungsinya dengan bahasa sederhana kepada anak. Anak usia 3 tahun biasanya akan bertanya tentang darimana ia berasal, maka jawablah dengan bahasa sederhana misalnya mama dan papa menikah kemudian mama hamil lalu lahirlah bayi.

Berikut beberapa pertanyaan anak tentang seksualitas dan respon kita sebagai orangtua
Q: kok di perut ibu ada dedek bayi? Ibu makan dedek bayi?
A: Dedek bayi itu hadiah dari Allah. Allah Yang meletakan dedek bayi di perut mama

Q: Ma, aku lahirnya lewat mana sih? Gimana caranya?
A: Dari vagina, nak. Mama akan jelaskan dengan peraga guling dan sarungnya ya. Beginilah proses kelahiran bayi, nak. (Buka tali sarung guling, keluarkan perlahan guling dari sarungnya) vagina mama akan membuka sesuai ukuran bayi. Sama seperti sarung guling ini

Q: Ma, payudara mama besar tapi kok payudara papa kecil?
A: Karena mama perempuan dan ayah laki-laki. Allah hanya menciptakan payudara yang besar kepada perempuan dan perempuan harus menyusui anaknya nanti kak. Kalau laki-laki tidak perlu menyusui. Tapi baik laki-laki maupun perempuan harus tetap menjaga kebersihan payudara ya, Kak.
Q: Kenapa hanya pada perem puan, Ma? 
A: Karena ada perbedaan pada bagian tubuh laki-laki dan perempuan

Q: Kenapa penisku berdiri tadi pagi Ma?
A: Iya sama seperti kakak yang bangun dari tidur, penis juga bisa bangun, kak. Tapi biasanya bangun di pagi hari, karena kakak kan tidur dan nahan pipis sem alaman, jadi bangun deh yang artinya kakak harus ke kamar mandi setelah bangun tidur

Q: Sunat itu apa ma?
A: Sunat itu cara untuk penyucian diri dan bukti kita mengikuti ajaran Islam. Di penis anak laki-laki ada bagian yang kotor jadi harus dihilangkan agar kita tetap sehat insyaAllah

Q: Ma, kenapa kucing itu ditindih? Kan sakit, kasian. Mereka bertengkar?
A: Bukan bertengkar, nak. Itulah cara hewan menunjukkan kasih sayang. Kalau kita menunjukkan kasih sayang biasanya bersalaman, merangkul atau berpelukan. Hewan juga punya caranya sendiri untuk menunjukkan kasih sayang

Q: Mama ini apa sih? (Sambil menunjuk alat kelamin)
A: Ini (vagina), Nak
Q: Untuk apa, Ma?
A: Fungsinya untuk buang air kecil
Q: Boleh dilihat dan dipegang ngga?
A: Boleh, tapi tidak boleh diperlihatkan orang lain ya, nak. Karena ini aurat, tidak boleh dilihat orang lain ya. Tidak boleh dipegang-pegang juga ya, nak. Karena tangan kita belum tentu bersih dan nanti bisa lecet-lecet juga. Kecuali kalau sedang diperiksa dokter dengan didampingi mama dan papa

Q: Aku pernah lihat punya Ayah kok ada rambutnya?
A: Iya, nanti punya kakak juga akan ada rambutnya seiring bertumbuhnya usia kakak

bersambung...

sumber referensi: 
slide presentasi Pendidikan Seksualitas dari kelompok Ibu Profesional Tangerang Kota "Ketika Anak Bertanya"





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merimbunkan Pohon Baca #13

Nama: Rumaisha Khoirotun Hisan Kelompok Usia Pondok: 0-6 tahun Rencana Project: - Membacakan buku cerita kepada anak setiap hari kemudian ananda menempelkan daun/buah di pohon baca setelah selesai dibacakan buku - Project ini bertujuan untuk melihat respon ananda merimbunkan pohon baca dengan menempelkan daun/buah setiap selesai dibacakan buku - Dokumentasi dalam bentuk foto dan video ananda menempel daun/buah di pohon baca Sumber Referensi & Media Digital: Buku Kisah Umar bin Al Khattab halaman 28 dengan judul umar bin al khattab menjadi khalifah Aplikasi editing Foto: FotoRus Aktivitas Harian: Hari ini umi yang menjadi petugas pembaca bukunya dan abi bertugas sebagai dokumentasi. Kemudian setelah membacakan buku kepada kaka Rumaisha, kami meminta ia merimbunkan pohon baca lagi. Ternyata hari ini ia meminta dibuatkan buah jambu air untuk ditempel di pohon baca. Abi yang menggambar buahnya kemudian saya review kembali kisah yang telah dibacakan dan diakhir ia sampaikan kalau perasa...

Yuk Kenali Batuk Pilek pada Anak

Taukah bunda bahwa batuk dan pilek bermanfaat untuk kita?  Batuk dan pilek sebenarnya diciptakan untuk membuang benda asing seperti virus, bakteri, debu, lendir dan partikel kecil lain yang masuk ke dalam saluran napas kita dimulai dari tenggorokan hingga organ paru. Batuk diciptakan untuk menjaga saluran napas tetap bersih agar seseorang tidak mengalami sesak napas. Sedangkan pilek yang berupa ingus atau lendir juga bertujuan untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas atas manusia. Batuk pilek dalam istilah medis disebut common cold atau selesma yaitu merupakan infeksi virus yang menyerang saluran napas atas (hidung sampai tenggorokan). Gejala common cold atau selesma adalah ingus meler atau hidung mampet, batuk, dan dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri otot serta nyeri menelan. Ada banyak virus yang dapat menyebabkan selesma, namun jenis  rhinovirus  yang paling sering menginfeksi manusia, meskipun  rhinovirus  juga memiliki 100 jenis virus berbe...

Tantangan Komunikasi Produktif #2

B ismillah.. Temuan hari ini adalah masih mengajak kakak Rumaisha untuk mandi tanpa paksaan. Alhamdulillah tadi pagi kakak sedang dalam kondisi good mood , saya mencoba menerapkan komunikasi produktif lagi, alhamdulillah responnya sangat baik walaupun agak lambat dikerjakan. Tapi saya bahagia melihatnya karena kakak akhirnya mau mandi sendiri tanpa dipaksa. Tantangan yang dihadapi adalah lamanya waktu yang diperlukan agar kakak mau mandi sendiri tanpa paksaan. Tapi sebagai orangtua kita harus memiliki stok sabar yang banyak dan mampu mengendalikan emosi. Bagi saya, anak dan orangtua dalam hal ini sama-sama belajar sehingga harus menjalankannya dengan tenang dan bahagia. Poin Komunikasi produktif hari ini adalah: Pemilihan kata dengan mengganti kata perintah dengan pilihan KISS (Keep Information Short & Simple) Mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah Mengatakan apa yang diinginkan bukan yang tidak kita inginkan Mengendalikan emosi Rencana untuk esok hari adalah mela...