Langsung ke konten utama

Apa itu Fimosis pada Anak ?

Kasus ini cukup sering saya temukan di tempat praktek dimana orangtua pasien membawa anak laki-lakinya dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Setelah diperiksa ternyata anaknya menderita fimosis. Fimosis adalah suatu kondisi perlengketan kulup (kulit bagian luar) penis sehingga kulit tersebut tidak dapat ditarik untuk mengeluarkan kepala penis.

Terdapat 2 jenis fimosis, yaitu fimosis fisiologis dan fimosis patologis. Fimosis fisiologis merupakan kondisi normal terjadi pada bayi laki-laki dimana kulup (kulit luar) penis menempel pada kepala penis dan tidak bisa ditarik kebelakang. Seiring waktu kulup tersebut akan semakin longgar dan sebagian besar anak laki-laki kulup tersebut baru dapat ditarik kebelakang saat berusia 5 tahun. Sedangkan fimosis patologis yang terjadi pada anak yang lebih besar atau bahkan usia dewasa dapat disebabkan oleh cedera biasanya akibat kulup (kulit bagian luar) penis tersebut sering ditarik paksa sebelum waktunya melonggar atau disebabkan oleh infeksi bakteri di bagian kulupnya atau bagian penis. Kasus fimosis patologis ini dapat menyebabkan infeksi berulang dan gangguan saat buang air kecil seperti buang air kecil tidak lancar (menetes, memancar dengan arah yang tidak dapat diduga atau mengejan) bahkan dapat menyebabkan keluhan nyeri saat hendak buang air kecil serta demam apabila telah terjadi infeksi.

Faktor kebersihan sangat mempengaruhi timbulnya fimosis patologis, sehingga sangat penting untuk menjaga kebersihan diri bayi dan anak. Apabila bayi menggunakan popok maka harus sering diganti terlebih saat anak melakukan buang air besar dalam popok. Sebaiknya saat usia anak cukup, maka segera latih toilet training agar tidak lama menggunakan popok dan anak diajarkan membersihkan dengan baik setelah buang air.

Sebagian kasus fimosis fisiologis dapat sembuh sendiri dalam beberapa tahun kehidupan sang anak, namun beberapa kasus dapat menetap hingga sang anak berusia remaja. Sedangkan untuk kasus fimosis patologis yang menyebabkan nyeri, infeksi bahkan gangguan buang air kecil maka dapat diterapi dengan pengobatan medis atau dengan sirkumsisi (sunat). Apabila fimosis patologis ini tidak ditangani maka dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi saluran kemih (ISK), infeksi penis berulang bahkan parafimosis akibat kulup penis yang ditarik paksa kebelakang sehingga kulup tidak dapat kembali ke posisi semula.

sumber referensi:

https://rs.ui.ac.id/umum/berita/apa-itu-fimosis-bagaimana-fimosis-pada-anak-anak

https://kidshealth.org/Advocate/en/parents/az-phimosis.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merimbunkan Pohon Baca #13

Nama: Rumaisha Khoirotun Hisan Kelompok Usia Pondok: 0-6 tahun Rencana Project: - Membacakan buku cerita kepada anak setiap hari kemudian ananda menempelkan daun/buah di pohon baca setelah selesai dibacakan buku - Project ini bertujuan untuk melihat respon ananda merimbunkan pohon baca dengan menempelkan daun/buah setiap selesai dibacakan buku - Dokumentasi dalam bentuk foto dan video ananda menempel daun/buah di pohon baca Sumber Referensi & Media Digital: Buku Kisah Umar bin Al Khattab halaman 28 dengan judul umar bin al khattab menjadi khalifah Aplikasi editing Foto: FotoRus Aktivitas Harian: Hari ini umi yang menjadi petugas pembaca bukunya dan abi bertugas sebagai dokumentasi. Kemudian setelah membacakan buku kepada kaka Rumaisha, kami meminta ia merimbunkan pohon baca lagi. Ternyata hari ini ia meminta dibuatkan buah jambu air untuk ditempel di pohon baca. Abi yang menggambar buahnya kemudian saya review kembali kisah yang telah dibacakan dan diakhir ia sampaikan kalau perasa...

Yuk Kenali Batuk Pilek pada Anak

Taukah bunda bahwa batuk dan pilek bermanfaat untuk kita?  Batuk dan pilek sebenarnya diciptakan untuk membuang benda asing seperti virus, bakteri, debu, lendir dan partikel kecil lain yang masuk ke dalam saluran napas kita dimulai dari tenggorokan hingga organ paru. Batuk diciptakan untuk menjaga saluran napas tetap bersih agar seseorang tidak mengalami sesak napas. Sedangkan pilek yang berupa ingus atau lendir juga bertujuan untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas atas manusia. Batuk pilek dalam istilah medis disebut common cold atau selesma yaitu merupakan infeksi virus yang menyerang saluran napas atas (hidung sampai tenggorokan). Gejala common cold atau selesma adalah ingus meler atau hidung mampet, batuk, dan dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri otot serta nyeri menelan. Ada banyak virus yang dapat menyebabkan selesma, namun jenis  rhinovirus  yang paling sering menginfeksi manusia, meskipun  rhinovirus  juga memiliki 100 jenis virus berbe...

Tantangan Komunikasi Produktif #2

B ismillah.. Temuan hari ini adalah masih mengajak kakak Rumaisha untuk mandi tanpa paksaan. Alhamdulillah tadi pagi kakak sedang dalam kondisi good mood , saya mencoba menerapkan komunikasi produktif lagi, alhamdulillah responnya sangat baik walaupun agak lambat dikerjakan. Tapi saya bahagia melihatnya karena kakak akhirnya mau mandi sendiri tanpa dipaksa. Tantangan yang dihadapi adalah lamanya waktu yang diperlukan agar kakak mau mandi sendiri tanpa paksaan. Tapi sebagai orangtua kita harus memiliki stok sabar yang banyak dan mampu mengendalikan emosi. Bagi saya, anak dan orangtua dalam hal ini sama-sama belajar sehingga harus menjalankannya dengan tenang dan bahagia. Poin Komunikasi produktif hari ini adalah: Pemilihan kata dengan mengganti kata perintah dengan pilihan KISS (Keep Information Short & Simple) Mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah Mengatakan apa yang diinginkan bukan yang tidak kita inginkan Mengendalikan emosi Rencana untuk esok hari adalah mela...