Langsung ke konten utama

Catatan Materi Pendidikan Seksualitas "Ketika Anak Bertanya" #3

Studi kasus apabila anak tidak sengaja melihat orangtuanya berhubungan intim, maka sikap kita sebagai orangtua adalah sebagai berikut

# Apabila anak usia 6 tahun kebawah dan masih tidur sekamar maka segera berpakaian atau minimal menutupi tubuh dengan selimut kemudian penuhi kebutuhan anak apakah ia mau ke toilet, haus atau ingin ditemani tidur. Apabila keesokan harinya anak bertanya dengan jelaskan sesuai usianya untuk anak balita “ayah dan bunda sedang berpelukan karena kami sudah menikah, kami saling berbagi kasih sayang

# Apabila anak usia 7 tahun ke atas dan pisah kamar, maka berikan penjelasan sederhana seperti berikut:

Ayah bunda adalah suami istri dan kami butuh waktu untuk bersama, setelah sepanjang hari bareng kakak dan adik-adik. Kami butuh ngobrol bersama, berbagi cerita, saling berbagi kasih sayang, dan kami tak ingin waktu bersama itu diganggu siapapun. Jadi kami memilih untuk mengunci pintu. Lagi pula itu kan cuma malam hari, di siang hari kakak masih bisa main di kamar ayah bunda

Tips memberikan pendidikan seksualitas kepada anak:

1. Jawab nama sebenarnya, jangan memberikan sebutan ambigu seperti "burung" atau "apem". Bila anak bertanya lebih lanjut cukup jawab sesuai pertanyannya saja secara jelas dan singkat

2. Tanamkan tauhid yang utama untuk anak. Jangan takut tidak diterima oleh anak. Orangtua bisa mengajak si kecil memantau tumbuh kembang adik bayi agar semakin paham bahwa ada kebesaran Allah disana

3. Berusaha jujur pada anak. Jika perlu waktu untuk menjawab utarakan saja. “Nanti Mama cari dulu jawabannya ya, nak." Hal ini jg menunjukakan perhatian kita akan sikap kritis anak. Anak juga  akan melihat keseriusan orangtuanya untuk belajar kembali sekaligus membuktikan bahwa orangtua tidak selalu punya jawaban untuk setiap pertanyaan anak

4. Jelaskan sesuai daya tangkap usia anak. Jangan segan meminta waktu lebih untuk mencari cara yang tepat untuk menjelaskan jawabannya agar dapat dipahami anak

sumber referensi:

Slide presentasi Pendidikan Seksualitas dari kelompok Ibu Profesional Tangerang Kota "Ketika Anak Bertanya"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merimbunkan Pohon Baca #13

Nama: Rumaisha Khoirotun Hisan Kelompok Usia Pondok: 0-6 tahun Rencana Project: - Membacakan buku cerita kepada anak setiap hari kemudian ananda menempelkan daun/buah di pohon baca setelah selesai dibacakan buku - Project ini bertujuan untuk melihat respon ananda merimbunkan pohon baca dengan menempelkan daun/buah setiap selesai dibacakan buku - Dokumentasi dalam bentuk foto dan video ananda menempel daun/buah di pohon baca Sumber Referensi & Media Digital: Buku Kisah Umar bin Al Khattab halaman 28 dengan judul umar bin al khattab menjadi khalifah Aplikasi editing Foto: FotoRus Aktivitas Harian: Hari ini umi yang menjadi petugas pembaca bukunya dan abi bertugas sebagai dokumentasi. Kemudian setelah membacakan buku kepada kaka Rumaisha, kami meminta ia merimbunkan pohon baca lagi. Ternyata hari ini ia meminta dibuatkan buah jambu air untuk ditempel di pohon baca. Abi yang menggambar buahnya kemudian saya review kembali kisah yang telah dibacakan dan diakhir ia sampaikan kalau perasa...

Yuk Kenali Batuk Pilek pada Anak

Taukah bunda bahwa batuk dan pilek bermanfaat untuk kita?  Batuk dan pilek sebenarnya diciptakan untuk membuang benda asing seperti virus, bakteri, debu, lendir dan partikel kecil lain yang masuk ke dalam saluran napas kita dimulai dari tenggorokan hingga organ paru. Batuk diciptakan untuk menjaga saluran napas tetap bersih agar seseorang tidak mengalami sesak napas. Sedangkan pilek yang berupa ingus atau lendir juga bertujuan untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas atas manusia. Batuk pilek dalam istilah medis disebut common cold atau selesma yaitu merupakan infeksi virus yang menyerang saluran napas atas (hidung sampai tenggorokan). Gejala common cold atau selesma adalah ingus meler atau hidung mampet, batuk, dan dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri otot serta nyeri menelan. Ada banyak virus yang dapat menyebabkan selesma, namun jenis  rhinovirus  yang paling sering menginfeksi manusia, meskipun  rhinovirus  juga memiliki 100 jenis virus berbe...

Tantangan Komunikasi Produktif #2

B ismillah.. Temuan hari ini adalah masih mengajak kakak Rumaisha untuk mandi tanpa paksaan. Alhamdulillah tadi pagi kakak sedang dalam kondisi good mood , saya mencoba menerapkan komunikasi produktif lagi, alhamdulillah responnya sangat baik walaupun agak lambat dikerjakan. Tapi saya bahagia melihatnya karena kakak akhirnya mau mandi sendiri tanpa dipaksa. Tantangan yang dihadapi adalah lamanya waktu yang diperlukan agar kakak mau mandi sendiri tanpa paksaan. Tapi sebagai orangtua kita harus memiliki stok sabar yang banyak dan mampu mengendalikan emosi. Bagi saya, anak dan orangtua dalam hal ini sama-sama belajar sehingga harus menjalankannya dengan tenang dan bahagia. Poin Komunikasi produktif hari ini adalah: Pemilihan kata dengan mengganti kata perintah dengan pilihan KISS (Keep Information Short & Simple) Mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah Mengatakan apa yang diinginkan bukan yang tidak kita inginkan Mengendalikan emosi Rencana untuk esok hari adalah mela...