Bismillah..
Tak terasa tantangan 15 hari komunikasi produktif telah dilewati. Alhamdulillah saya sangat menikmati proses perjalanan tantangan ini. Bahkan ketika tantangan ini selesai, secara alam bawah sadar saya ingin menulis hasil temuan hari tersebut 😄
Selama proses tantangan 15 hari komunikasi produktif ini, saya banyak sekali belajar bagaimana agar pesan yang ingin saya sampaikan dapat diterima oleh lawan bicara, baik itu pak suami atau anak-anak. Saya rasakan hasil pantulan warna warni dari lawan bicara ketika saya mempraktekan teori komunikasi produktif. Namun bagi saya yang paling menantang dari komunikasi produktif ini adalah komunikasi kepada suami dan orang tua. Saya masih harus terus belajar dan mempraktekan teori ini secara istiqomah agar menjadi karakter diri.
Satu hal yang saya temukan selama mempraktekan teori komunikasi produktif ini adalah pentingnya mengontrol emosi saat memulai berkomunikasi dan selama melakukannya. Apabila emosi sedang tak terkontrol sebaiknya menjauh dulu dan lupakan menerapkan komunikasi produktif karena pastinya semua teori komunikasi akan hilang 😣
Akhirnya, tetaplah SEMANGAT dalam melakukan perbaikan diri, tantangan sebenarnya adalah setelah kita melewati 15 hari zona ini, apakah kita tetap komitmen dan konsisten mempraktekan ilmu komunikasi produktif atau malah sebaliknya. Semoga Allah memudahkan kita agar dapat istiqomah mempraktekan ilmu komunikasi produktif yang sudah didapatkan
Komentar
Posting Komentar